Bandung – lppm.uninus.ac.id/. Universitas Islam Nusantara (UNINUS) kembali mencatatkan prestasi akademik yang membanggakan di tingkat nasional. Sebanyak 14 dosen UNINUS berhasil meraih Bantuan Publikasi pada Jurnal Bereputasi Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Capaian ini menjadi bukti konsistensi UNINUS dalam mendorong budaya riset dan publikasi ilmiah yang berkualitas.
Penetapan penerima bantuan tersebut tertuang dalam Surat Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek Nomor 048/C/DT.05.01/2025 tertanggal 11 Desember 2025 tentang Pengumuman Penerima Bantuan Publikasi pada Jurnal Bereputasi Tahun 2025. Program bantuan ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan kualitas dan daya saing publikasi ilmiah dosen Indonesia pada jurnal bereputasi nasional maupun internasional.
Berdasarkan lampiran resmi surat tersebut, dosen Universitas Islam Nusantara yang dinyatakan sebagai penerima hibah adalah: Ahmad Khori; Dr. Ahmad Jamaludin, S.H., M.H; Eka Jayadiputra; Hamdan Hidayat; Hoerul Umam; Imam Asrofi; Iyad Suryadi; Osphanie Mentari Primadianti; Rifqi Zaeni Achmad Syam; Saeful Anwar; Siti Nur; Siti Sopiah; Tansah Rahmatullah; serta Usep Suherman. Seluruh penerima berasal dari berbagai bidang keilmuan yang menunjukkan keberagaman dan kekuatan riset di lingkungan UNINUS.
Plt. Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNINUS, Hamdan Hidayat, M.M.Pd menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas keberhasilan para dosen tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil dari kerja keras, konsistensi, dan komitmen dosen dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang penelitian dan publikasi ilmiah.
“Kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para dosen UNINUS yang berhasil memperoleh Bantuan Publikasi Jurnal Bereputasi Tahun 2025. Prestasi ini menunjukkan bahwa kualitas riset dosen UNINUS semakin diakui dan mampu bersaing di tingkat nasional. Kami berharap hibah ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan publikasi ilmiah yang bermutu dan berdampak luas,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa LPPM UNINUS akan terus berperan aktif dalam mendampingi dan memfasilitasi dosen, mulai dari tahap perencanaan penelitian, penulisan artikel ilmiah, hingga publikasi pada jurnal bereputasi. Program Bantuan Publikasi pada Jurnal Bereputasi diharapkan tidak hanya membantu dari sisi pendanaan, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas artikel ilmiah, memperluas jejaring akademik, serta memperkuat kontribusi dosen UNINUS dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah di masyarakat.
Prestasi yang diraih para dosen ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh sivitas akademika UNINUS untuk terus meningkatkan produktivitas riset dan publikasi. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, UNINUS optimistis dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Indonesia dan memperkuat reputasi institusi di tingkat nasional maupun internasional.